Pagi itu udara sejuk dingin di kaki menoreh
Senyum sapa mengambang dari setiap wajah
Semuanya mengalir apa adanya
Damai, tenang, bertiup angin tanpa suara
Terdengar derap kaki kuda menarik andong
Bersiap menatap hari yang panjang
Hari ini berbeda dengan kemarin
Terus mencari dari sisi yang lain
Jalanan aspal halus berdebu
Bersatu menyambung pepohonan perdu
Di kejauhan menjulang tinggi Merapi
Yang menyisakan debu-debu putih
Hamparan ladang beraneka tanaman
Membentang dari kali Progo ke Pabelan
Kaya situs warisan budaya jawa
Dari ekowisata berharap sejahtera